Eri Agustina

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

GTK PAUD DIKMAS Pontianak

Bisa naik pesawat terbang adalah hal yang tidak pernah terbayangkan oleh saya. Melihat tempat tempat yang dulu waktu kecil hanya pernah saya dengar dari cerita guru SDN Kepanjen Kidul 7 di Kotamadya Blitar Jawa Timur tempat saya menuntut ilmu hingga mengantongi ijasah Sekolah Dasar dan menjadi bekal masa depan saya sampai sekarang. Guru Bahasa Indonesia bernama Lilik Kustiyah dan guru PMP bernama Sugianto atau yang kami panggil dengan pak Gik sering bercerita tempat tempat bersejarah seperti Pengasingan Bung Karno di Bengkulu, Monumen Nasional di Jakarta, Candi Borobudur di Jogyakarta dan tempat tempat lain yang saya yakin sekarang bahwa mereka pun belum tentu pernah datang ke tempat yang mereka ceritakan tersebut. Menjadi seperti sekarang, bisa berkunjung ke beberapa tempat yang pernah diceritakan para guru SD saya waktu itu dengan tanpa mengeluarkan uang sendiri bahkan pulang masih bisa bawa oleh oleh, baik dengan fasilitas paling sederhana yaitu kelas ekonomi sampai fasilitas bagus menggunakan kelas bisnis pernah saya dapatkan setelah saya memutuskan untuk menyerahkan diri saya dengan keterbatasan kemampuan yang saya miliki kepada kehendak Allah Tuhan Yang Maha Esa yaitu berkarya di Pendidikan Nonformal dengan mendirikan Taman Bacaan Pusaka Indonesia.

Taman Bacaan Masyarakat Pusaka Indonesia saya mulai tanpa konsep apapun di tahun 2011. Awalnya dari koleksi buku bacaan yang saya miliki sendiri serta koleksi majalah serta koran langganan yang saya sediakan di ruang tunggu tempat Les Sempoa Aritmetika yang saya kelola. Seiring berjalannya waktu tergerak hati saya untuk membawa buku buku koleksi saya untuk saya bawa setiap perjalanan ke kampung kampung pedalaman tempat saya dan suami waktu itu berkeliling mencari kayu sengon ( suami jual beli kayu sengon ) yang kebanyakan berada di daerah pedalaman di Kabupaten Berau, karena setiap kami ke kampung di pedalaman selalu terlihat anak anak kecil bermain disungai dan memanjat pohon tanpa mengenakan baju yang layak seperti jauh sekali tertinggal oleh peradaban pada waktu itu. Sekali saya membawa buku dan mereka ternyata kegirangan luar biasa karena bisa melihat buku bergambar warna warni dan ada ceritanya, membuat saya ketagihan melihat senyum serta tawa mereka begitu membuka buku dan melihat gambar yang lucu.

Semua saya lakukan dengan senang hati, meskipun perjalanan yang kami lakukan menuju kampung sangat jauh dan jalanan yang licin kalau hujan, berdebu kalau panas, berpapasan dengan truck logging yang membawa kayu gelondongan yang seperti tidak pernah mengerem laju trucknya karena jalanan yang kami lewati adalah jalan yang mereka buat untuk membawa keluar hasil kayu hutan berusia puluhan bahkan mungkin ratusan tahun. Belum lagi kalau kampung yang tidak bisa di lewati jalur darat maka harus naik ketinting ( sebutan perahu kecil bermesin ) lewat sungai selama berjam jam, dengan resiko buku yang kami bawa tercebur ke sungai karena ketinting kandas sehingga terguling. Tetapi kelelahan perjalanan saya membawa buku itu langsung hilang bahkan langsung terlupa begitu melihat anak anak tertawa lepas dan kegirangan mendengar saya bercerita tentang isi buku maupun mereka melihat gambar gambar lucu di buku tersebut.

Ternyata apa yang kita lakukan akan Allah bayar dengan cara Nya, tanpa kita pernah tahu seperti apa hitungannya. Dan bayaran Allah lewat rejeki tak terduga sungguh luar biasa dan bertubi tubi. Bukankah Allah akan mengganti apa yang kita sedekahkan dengan berlipat lipat. Saya sadar, saya belum mampu bersedekah dengan uang ataupun harta tapi menurut saya membuat orang lain tertawa bahagia adalah sedekah yang luar biasa.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali